Text
Jasa Lingkungan Agroforestri: Belajar dari Masyarakat DAS Balangtieng Sulawesi Selatan
Buku ini memaparkan tentang beberapa aspek jasa lingkungan dari sistem agroforestri pada skala bentang lahan dan skala sistem penggunaan lahan (SPL) yang merupakan inisiatif lokal masyarakat DAS Balangtieng, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Agroforestri, yang mengkombinasikan pohon dengan tanaman bawah juga terbukti mendukung kondisi hidrologi suatu DAS (Daerah Aliran Sungai). Beberapa aspek tersebut meliputi gambaran tentang sistem penggunaan lahan agroforestri, pengaruh agroforestri terhadap hidrologi, cadangan karbon, keanekaragaman jenis pohon, pemanfaatan jenis pohon oleh masyarakat (etnobotani) dan pengetahuan masyarakat tentang keanekaragaman jenis satwa pada lahan agroforestri (etnozoologi). Agroforestri adalah sistem penggunaan lahan (usahatani) yang mengkombinasikan pepohonan dengan tanaman pertanian untuk meningkatkan keuntungan, baik secara ekonomis maupun lingkungan. Pada sistem ini, terciptalah keanekaragaman tanaman dalam suatu luas lahan sehingga akan mengurangi risiko kegagalan dan melindungi tanah dari erosi serta mengurangi kebutuhan pupuk atau zat hara dari luar kebun karena adanya daur-ulang sisa tanaman. Pada dasarnya agroforestri terdiri dari tiga komponen pokok yaitu kehutanan, pertanian dan peternakan, dimana masing-masing komponen sebenarnya dapat berdiri sendiri-sendiri sebagai satu bentuk system penggunaan lahan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain